NGADU IDE #3 Membicarakan Passion


Bandung- Seperti biasa Jumat malam pertama di setiap bulan adalah waktunya NGADU IDE (Ngobrol Asik Dunia Usaha & Ide). Kali ini di NGADU IDE #10 mengangkat tema Passion Dalam Bisnis. Untuk itu, acara yang diselenggarakan mulai pukul 19.00 WIB pada 6 Juli 2012 di Boemi Nini (BCCF Simpul Space #2), Purnawarman ini mengundang Ujang Koswara dan Deddy Dahlan sebagai pembicara.
Ujang Koswara yang tergabung di The Panas Dalam Institute adalah seorang mantan PNS yang mengikuti passion-nya untuk menjadi seorang inventor. Berkat berbagai karyanya, Kang Ujang sudah sering malang melintang ke berbagai daerah di Indonesia. Di setiap daerah itu dia datang dengan membawa solusi. Salah satu contohnya adalah LIMAR (Listrik Mandiri untuk Rakyat). Dengan LIMAR dia bersama The Panas Dalam Institute menjadi solusi bagi daerah yang selama ini belum mendapatkan penerangan.



Sementara itu Deddy Dahlan adalah pendiri Passion Academy. Sebuah sekolah bebas yang dimaksudkan agar para siswa/i-nya dapat menemukan atau mengikuti passion-nya. Selain itu Deddy Dahlan yang lulusan Seni Rupa ITB juga merupakan penulis buku best seller yang berjudul “Passion”. Kang Deddy memang memiliki passion dalam bidang pendidikan, walaupun begitu dia tidak meninggalkan latar belakangnya sebagai desainer, dan bahkan dia memiliki studio komiknya sendiri.
Selain kedua pembicara tadi, NGADU IDE #10 menampilkan juga para pengusaha yang ingin menunjukan karya/produk/event/usahanya dalam sebuah mini eksibisi bernama Teras Ide. Di sana para pengusaha atau insan kreatif bisa mendapatkan respon langsung dari pengunjung. Selain itu berbagai interaksi lain terjadi, baik antara sesama pengusaha, maupun calon pengusaha. Para peserta Teras Ide di NGADU IDE #10 kali ini di antaranya adalah X-Bargo Design Studio yang menawarkan banyak paket untuk desain logo, lalu ada juga Pathfinder Career Consulting yang menawarkan jasa konsultasi potensi diri, kemudian ada juga Young Leaders Talk yang merupakan sebuah komunitas mengenai kepemimpinan, dan masih banyak lagi.

Membuka obrolan bersama para nara sumber NGADU IDE #10 yang dipandu oleh Ben Wirawan dari Mahanagari, Kang Deddy mengutarakan bahwa passion itu berbeda dengan semangat atau hobi. “Ada orang yang semangat bekerja dari pagi hingga malam, tapi dirinya merasa tidak puas. Itu bukan passion. Ada orang yang bekerja di suatu tempat bertahun-tahun, tapi setiap kali ditanya dia merasa dirinya selalu ingin pindah pekerjaan,” ujar Kang Deddy memberi contoh.
Passion yang sebenarnya, tentu saja dapat kita pahami lebih dalam jika kita membaca bukunya Kang Deddy. Tapi yang jelas karena itu juga dia mendirikan Passion Academy, agar setiap orang dapat mengetahui apa sebenarnya passion dirinya.

Banyak kendala yang akan kita hadapi dalam menemukan atau menjalankan passion kita. Bahkan orang terdekat kita seperti orang tua ataupun keluarga bisa jadi tidak memahami apa passion kita, hal itu bahkan dialami sendiri oleh Kang Deddy. Tapi itu tidak membuatnya berhenti, dan seharusnya tidak membuat siapapun juga berhenti.
Lebih lanjut Kang Ujang juga menuturkan pengalamannya,  menurutnya seorang pengusaha itu bukan seorang pengambil resiko, “Tapi kita harus bisa mengendalikan resiko. Karena semua itu sebenarnya dapat kita ukur.”

Dia juga berprinsip bahwa setiap orang seharusnya tidak bercita-cita tinggi untuk menjadi pemimpin perusahaan, tapi yang penting adalah terus berkarya dan berguna bagi orang banyak. Sementara itu mengenai rasa takut yang bisa dihadapi setiap orang dalam menjalankan passion-nya Kang Ujang menjawab bahwa rasa takut itu sebaiknya mengalir saja.
“Rasa takut itu tidak usah terlalu dipikirkan, tapi dijalani saja. Karena itu dalam melakukan sesuatu kita jangan tangung-tanggung. Kalau kita ingin menciptakan sesuatu yang unik, buatlah seunik-uniknya. Yang penting adalah kita harus memiliki market-nya. Sebagus apapun produk kita jika kita tidak memiliki atau mengetahui market-nya maka produk itu akan gagal,” papar Kang Ujang.
Memang, passion seperti juga bisnis tidak memiliki suatu rumus pasti. Setiap orang harus membuat formulanya sendiri agar berhasil, dan pastinya setiap orang juga dituntut untuk konsisten dalam menjalankannya. Dalam obrolan yang berlanjut sepanjang malam itu, Kang Ujang berkali-kali membuktikan passion-nya agar terus dapat bermanfaat bagi orang banyak. Sementara itu Kang Deddy juga menunjukan bahwa keberhasilan dalam kehidupan akan dimulai dari keberhasilan kita menemukan juga menjalankan passion dalam diri kita.  
Jadi, selamat berjuang kawan, jangan pernah menyerah dengan passion yang kita miliki. Sementara itu sampai jumpa di NGADU IDE selanjutnya di bulan Agustus mendatang. Salam NGADU IDE! (*)

Comments are closed.